Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Berita

Mendes Resmikan Sanggar Inovasi Desa di Panggungharjo Bantul

Jakarta – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar menghadiri acara Sarasehan sekaligus launching Sanggar Inovasi Desa BUMDes Panggung Lestari di Desa Panggungharjo Sewon Bantul Yogyakarta. Program Sanggar Inovasi Desa ini digagas Desa Panggungharjo sebagai wadah untuk menularkan berbagai inovasi yang telah dilakukan Desa Panggungharjo ke desa-desa lainnya.

“Pemimpin merupakan kunci pembangunan di setiap wilayah. Jika pemimpinnya baik, pasti semua akan berjalan baik. Dan desa Panggungharjo menjadi contoh bagaimana pemimpin desa mampu membawa kemajuan bagi warganya,” kata Abdul dalam keterangan tertulis, Minggu (5/1/2020).

Menurut Abdul, desa menjadi kunci bagi kemajuan Indonesia. Jika desa maju maka Indonesia akan maju. Untuk mencapai hal itu maka yang harus dilakukan adalah mengamati masalah di desa dan menularkan kesuksesan yang telah diraih desa-desa berprestasi.

15 Instruksi Kapolri soal Penanganan Korupsi Kepala Daerah-Dana Desa

JakartaKapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan surat telegram yang berisi 15 poin instruksinya kepada jajaran reserse. Inti dari instruksi itu adalah tuntutan kepada penyidik agar profesional dan berintegritas dalam menangani kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah serta terkait penyelewengan dana desa.

“Untuk jaga iklim investasi guna dukung program pemerintah dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” tertulis dalam surat bernomor ST/2/3388/HUM.3.4./2019.

Surat itu terbit pada Selasa (31/12/2019) dan diteken Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo. Dalam surat itu diterangkan ada 7 hal yang menjadi dasar dikeluarkannya instruksi ini, salah satu dasarnya adalah arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Koordinasi Tingkat Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat pada 13 November 2019.

Disinyalir Ada Pihak yang Tak Ingin Dana Desa Ditambah

Bantul – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mensinyalir ada pihak yang tidak menginginkan dana desa ditambah. Padahal selama ini dana itu membantu pembangunan di desa.

“Jadi begini, ada, disinyalir ya, disinyalir ada pihak-pihak yang tidak ingin dana desa itu berkembang terus dan ditambah terus,” kata Halim kepada wartawan di Kampung Mataraman Bantul, Minggu (5/1/2020).

Namun, Halim tak menyebut secara spesifik pihak yang diduga tidak ingin dana desa ditambah. Dia menyebut pihak itu merupakan pihak yang tak ingin banyak uang berputar di desa-desa.

Desa Kreatif Jadi Basis Pengembangan Wisata

Liputan6.com, Jakarta – Indonesia akan mengembangkan desa-desa kreatif untuk mengembangkan pariwisata di lima tujuan super prioritas. Potensi desa yang besar bisa jadi basis pengembangan wisata karena efeknya yang langsung pada pemberdayaan dan kesejahteraan warga desa.

“Dengan jumlahnya yang masif (75.436 desa di seluruh Indonesia), pembangunan yang bersifat bottom-up, hanya akan berhasil apabila kita ikut memberdayakan seluruh sumber daya yang ada di desa,” ujar Ketua Tim Quick Win 5 Destinasi Super Prioritas Irfan Wahid, di seminar Arah Pengembangan Industri Desa Berbasis Teknologi di Surabaya, dilansir Antara, Jumat (20/9/2019).

14 Ribu Desa di Indonesia Belum Nikmati Listrik

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat sebanyak 14 ribu desa di Indonesia belum menikmati aliran listrik. Tidak hanya itu, sebanyak 10 ribu desa juga sama sekali tidak memiliki kantor untuk melakukan aktivitas.

“Kurang lebih 10 ribu desa tidak punya kantor desa. Ini data dari BPS. Kurang lebih 14 ribu desa belum menikmati aliran listrik,” ujar Direktur Fasilitasi Keuangan dan Aset Pemerintahan Desa Kemendagri, Benny Irwan di Kantor Kominfo, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Ironisnya lagi, ternyata sebanyak 18 Kementerian dan Lembaga secara rutin melakukan aktivitas langsung dengan desa. Namun kondisi kekurangan ini belum dapat terselesaikan.

“Kurang lebih 18 Kementerian dan lembaga punya urusan langsung ke desa. Saya pikir tidak ada urusan yang tidak diurus desa. Mulai dari orang lahir sampai orang desa. Di pemerintah desa semua bertumpu seperti yang kita sebutkan beragam,” jelas Benny.

Kemendes PDTT Beri Penghargaan bagi Desa Inovatif

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memberikan penghargaan kepada Desa, Kabupaten dan Provinsi yang memenangkan nominasi program inovasi desa 2019.

Tiga Provinsi terbaik yang memenangkan Program Inovasi Desa 2019 yaitu Lampung, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

Penyerahan penghargaan diberikan langsung oleh Abdul Halim Iskandar, sebagai Menteri Kemendes PDDT dan Budi Arie Setiadi, sebagai Wakil Menteri Kemendes PDTT sebagai apresiasi dan dukungan kepada pelaksana program inovasi desa.